Archive for May 23rd, 2007
Himbauan untuk Pengguna Warnet
Himbauan ini ditujukan bagi para pengguna warnet. Demi tetap berlangsungnya kehidupan para warnet langganan anda, maka ada beberapa hal yang perlu di perhatikan oleh pengguna warnet:
- Jangan pernah meminta Warnet untuk menyediakan Perangkat lunak berikut:
- Adobe PhotoShop
- Corel Draw
- Microsoft Office
- AutoCAD
- dan SEMUA aplikasi yang mahal sehingga memaksa Warnet membajak demi anda karena tidak mungkin membelinya.
- Mintalah Aplikasi Free Open Source Software ( FOSS ) seperti:
- Browser Mozilla Firefox
- Gaim/Pidgin messanger
- Open Office
- Clam Antivirus
- Linux OS
- dan semua aplikasi berbasis FOSS, karena tidak akan memberatkan warnet, sehingga warnet juga bisa terjamin kelangsungan hidupnya.
- Jangan mengakses Pornografi di Warnet, karena sisa akses anda yang tersimpan di komputer warnet bisa dijadikan Polisi sebagai alasan warnet tersebut memberikan akses pornografi.
Himbauan ini terutama bagi para Dosen, Pengajar, Pelajar dan Mahasiswa: berhentilah bergantung kepada Aplikasi Propietary, terutama pada Aplikasi Office dan Grafis, sebab ini lah komponen aplikasi yang termahal. Ketergantungan anda pada aplikasi propietary telah berakibat buruk pada dunia usaha warnet, dan dunia usaha lainnya.
Iklan Terselubung – Biaya Investasi Warnet
Sebuah komentar masuk ke postingan Untungkah membuka warnet? , seperti biasa: ini adalah iklan terselubung dan sebenarnya sangat menyebalkan, tapi saya tidak menghapus link di iklan terselubung ini, karena ada yang menarik untuk di kaji.
Link tersebut menuju sebuah halaman yang terdiri dua dokumen ( Word dan Excel ) yang berisi penawaran tentang warnet. Mau tahu yang menarik? saya perlihatkan sebuah screen shot dari dokumen tersebut:
Bagaimana mungkin saya mempercayai orang yang memberikan harga Windows XP Rp 25.000? Sudah pasti indowireless.net adalah perusahaan yang tidak memperhatikan masalah HAKI dan akan menjadi jebakan bagi orang yang memberikan kepercayaan kepada mereka untuk membangun warnetnya.
Berikutnya, sebelum beriklan di Blog saya, pastikan tawaran anda benar dan logis, walau tidak banyak yang membaca blog ini, namun pembaca blog ini adalah orang-orang yang fokus, seperti tujuan utama membuatnya, bukan membahas segala macam. Hanya warnet dan IT.
Menggunakan Linux sebagai Desktop Warnet
Mampukah Linux digunakan sebagai Desktop di Warnet? Ini adalah pertanyaan yang paling sulit dijawab. Untuk menjawabnya saya perlu waktu lama, itupun saya belum yakin benar sebelumnya akhirnya saya mendapatkan beberapa kisah sukses menggunakan Linux sebagai Desktop di Warnet.
Kita mulai dengan mereka yang sukses. Mereka yang berhasil tersebut ada di:
- Makassar
- Semarang
- Banten
Mereka yang gagal? Banyak.
Untuk yang gagal, alasannya terlalu banyak untuk disebutkan. Namun rata-rata punya alasan yang sama: Linux tidak bisa bersaing di pasar warnet dengan Windows.
Namun, jika memang itu alasannya mengapa tetap ada yang berhasil?
Setelah mencari apa benang merah antara warnet-warnet yang ada di ketiga kota yang saya sebutkan diatas maka kesimpulannya adalah sbb:
Warnet-warnet yang sukses menggunakan Linux di Desktop-nya punya satu kesamaan: Memiliki tenaga Ahli yang benar-benar menguasai penggunaan Linux. Atau minimal, memiliki dukungan yang baik dari orang yang menguasai Linux. Berikut, warnet tersebut memiliki tingkat pelayanan yang lebih dari warnet lain.
Jika mengatakan warnet linux tidak bisa bersaing dengan Warnet Windows, rekan saya di Makassar warnetnya berada persis di tengah-tengah warnet-warnet Windows dan sekarang dia sudah melebarkan usaha warnet-nya menjadi tiga buah. Kuncinya? Sama, tenaga ahli dan pelayanan.
Jadi, sebelum anda mampu dan yakin dengan kedua hal tersebut jangan menggunakan Linux di Desktop, sebab anda akan menambah angka kegagalan warnet yang menggunakan Linux di Desktop.
Tapi, setahu saya, warnet-warnet pengguna Windows juga bukan jaminan berhasil.
Sweeping Warnet di Malang
Kabar mengenai Sweeping Warnet di kota Malang adalah benar. Saya dihubungi oleh Pudjo, Korwil Awari Malang pada siang hari 22 Mei 2007 untuk mengabari hal tersebut. Saya sempat menanyakan apakah yang di tangkap memang terbukti melanggar hukum dan apakah masih ada warnet yang beroperasi.
Jawaban Pudjo adalah sbb: Warnet yang tertangkap terindikasi melanggar HAKI dan Polisi dalam bertindak berdasarkan penyelidikan yang dilakukan sebelumnya terhadap warnet tersebut, dalam hal ini melakukannya beberapa hari sebelum operasi sweeping. Adapun warnet-warnet tidak semuanya tutup, karena beberapa warnet yang memang merasa tidak melanggar aturan apapun dan tetap beroperasi seperti biasa.
Saya segera memberikan instruksi kepada Pudjo untuk segera memberikan himbauan kepada para Pengusaha Warnet agar berhenti menggunakan Perangkat Lunak Bajakan, adapun Pudjo juga memberikan usulan agar pengguna warnet pun diberi himbauan agar tidak meminta Perangkat Lunak yang warnet tidak mampu memberikan, sebab sebenarnya warnet tidak akan menggunakan Perangkat Lunak tersebut tanpa adanya permintaan dari pengguna. Setuju sekali dengan usulan ini.
Agar diketahui, bahwa sebagian warnet yang terkena sweeping bukan karena membajak Operating System, tapi karena membajak Aplikasi baik itu Photoshop, Corel Draw, Anti Virus, maupun MS-Office. Sebagian, entah karena tidak tahu ataupun karena tidak peduli, merasa setelah menggunakan Operating System yang orisinal/bukan bajakan, boleh memasang Aplikasi apa saja ke komputer mereka. Menyedihkan, tapi itulah kenyataan yang ada di Lapangan. Kesimpulannya jika penetapan aturannya tidak merata maka ke tidak taatan terhadap hukum akan tetap berlangsung dan kedepan kita akan melihat terus kejadian seperti di Malang terjadi.







