Archive for November 23rd, 2007

Sustainability Warnet made in Pemerintah

Istilah “Warnet” merupakan istilah khas Indonesia bagi “Internet Kiosk”. Warung adalah kalimat yang sangat akrab bagi telinga kita. Karena itulah ketika banyak anak-anak Muda mulai membuka usaha berjualan layanan internet maka mereka memberi nama “Warung Internet” bagi usahanya.

Bicara mengenai istilah yang akrab di telinga kita, apakah ada yang akrab dengan istilah-istilah berikut:

  • Community Access Point
  • Warmasif
  • Warintek
  • BIM (Balai Informasi Masyarakat)
  • Telecenter

Istilah tersebut adalah warnet-warnet Made in Pemerintah :) kalau terdengar tidak akrab ditelinga, tidak usah heran karena memang dalam kenyataan sehari-hari juga sulit menemukan mereka dibanding menemukan sebuah warnet. Namun fokus tulisan ini bukanlah pada apakah warnet-warnet made in Pemerintah tersebut populer atau tidak, tapi lebih pada apakah warnet-warnet tersebut bisa bertahan atau tidak.

Sistem anggaran Pemerintah kita tidak mengenal anggaran jangka panjang. Semua anggaran adalah rencana tahunan. Sehingga setiap tahun, jika “nasib baik” maka anggaran tersebut masih turun, jika tidak maka bisa dipastikan program tersebut akan berhenti. Faktor inilah yang menjadi keprihatinan, karena warnet-warnet made in Pemerintah ini umumnya masih bergantung kepada subsidi anggaran dan belum bisa berdiri sendiri seperti umumnya warnet-warnet yang dikelola masyarakat.

Pemerintah perlu mencontoh para pengusaha warnet yang tanpa subsidi, tanpa bantuan lembaga keuangan, dikelilingi oleh oknum-oknum pemerintah yang setiap saat datang dengan tameng “pajak daerah”, HaKI dan bentuk represi lainnya tapi toh tetap bisa hidup dan bertahan dan malah berkembang lebih dari bentuk awalnya. “Sustainability” inilah yang sesungguhnya harus dilirik oleh Pemerintah dalam mengelola warnet-warnet mereka. Sayang sekali jika warnet yang telah didirikan dan biasanya diiringi dengan seremoni yang meriah akhirnya tutup satu tahun kemudian hanya karena anggarannya tidak mengucur lagi.

Usulan lain: berhentilah memberikan nama-nama asing dan terdengar aneh di masyarakat. Gunakan saja nama “warnet” karena akan lebih memudahkan masyarakat untuk tahu apa sesungguhnya yang berada pada tempat tersebut.

Mobile Access
Akses blog ini dari Mobile Handset anda dengan meng-scan barcode di bawah ini. Scan Reader dapat di download di StarCode
datamatrix code
Kategori
Respon Pembaca
  • dzi: apa dalam bisnis warnet ini butuh kemampuan dasar dalam mengolah IT ,.,.n ISP yg...
  • dzi: wah wah wah postingan nya ckup membantu nih ,,,,,hingga saat ini kan teknologi...
  • Moran Males: Thanks berat atas info nya Mas Iwin, saya hampir saja kena terpengaruh...
  • adeli@: optimis ,sabar ,kerja cerdas.slalu berdoa ,warnet terus maju LANJUTKAN kawan.
  • arya: emang mau bangkrut kali yaaaa? saya juga setiap hari dapet sms begitu…
  • seven-up: slm smuanya…. setelah meneliti dan menela’ah segala komen...
  • pirlo: it works, good thank you
Serba Open
Use OpenDNS
Use OpenOffice.org
Open Clip Art Library
Add to Technorati Favorites
blog-indonesia.com
Kalender
November 2007
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
My Plurk
QR Code - scan to visit our mobile site

Many companies provide barcode readers that you can install on your mobile, and all of the following are compatible with this format:

Pariwara
a Google


My del.icio.us