Archive for January 2nd, 2008

Kepala Sakit Obatnya Belum Tentu Obat Sakit Kepala

Sakit kepala adalah suatu tanda bahwa dalam tubuh kita sedang tidak sehat pada titik tertentu. Sakit kepala bagaikan sebuah lampu alarm yang menyala jika terjadi sebuah ketidak beresan di sistem. Sehingga bila kita sakit kepala, obatnya belum tentu obat sakit kepala. Sebab bisa saja sakit kepala disebabkan oleh sakit gigi misalnya, atau memakan makanan yang memancing migren (kopi, coklat, teh) dsb. Hal seperti ini jika di obati dengan obat sakit kepala maka hanya menghilangkan sementara sakitnya namun sumber penyakit belum di obati. Ini sama halnya dengan mematikan bunyi alarm walaupun kejadian pencetus alarm tersebut masih berlangsung.

Kebiasaan membajak software adalah sama dengan sakit kepala. Kebiasaan tersebut bukanlah penyakit tapi akibat kondisi yang selama ini dibiarkan baik oleh aparat, sistem pendidikan dan pengambil kebijaksanaan. Semuanya baik secara sadar dan tidak, memiliki sumbangan dalam mengkondisikan kebiasaan tersebut. Sehingga, jika ingin kebiasaan membajak software tersebut menurun, maka bukanlah dengan mengobati “sakit kepala” alias mengejar para pengguna software bajakan, tapi dengan mengobati “penyakit sesungguhnya”.

Beberapa hal yang menyebabkan munculnya pengguna software bajakan:

1. CD/DVD Software Bajakan mudah didapat; Jika kita andaikan CD/DVD software bajakan ini adalah narkoba, maka penggunanya tentu adalah “korban”. Percuma menangkapi “korban” sebab “bandar” toh tersedia dimana-mana. Entah logika mana yang dipergunakan sehingga yang perlu dikejar adalah pengguna bukan produsen. CD/DVD Software bajakan ini bahkan dijual dengan terhormat di Mall-mall, pusat pertokoan dan juga di emperan kaki lima.

2. Harga software mahal tapi minus proteksi yang pantas; Kita semua tahu, kalau metoda pengamanan minimal sebuah mobil adalah: kunci.  Sebuah mobil yang berharga mahal tentu memiliki sekedar kunci, tapi ada tambahan alarm.  Alarm ini pun bervariasi, semakin mahal sebuah mobil semakin canggih dan sulit ditembus alarmnya.  Tapi coba kita lihat di software, yang murah maupun yang mahal ternyata sama saja proteksinya.  Cuma sebuah kode lisensi yang sangat mudah ditemukan di internet.  Seharusnya semakin mahal sebuah software semakin canggih pula metoda proteksinya terhadap pembajakan.  Anda bisa bayangkan kalo sebuah BMW seri 7 cuma di proteksi pakai kunci yang bisa dibuat duplikatnya di tukang kunci pinggir jalan.

3.  Pendidikan tidak pernah mengajarkan mahalnya harga software;   Pendidikan, baik itu formal maupun informal/kursus tidak pernah memberikan informasi berapa harga software yang mereka ajarkan.  Seandainya harga software ini selalu dijadikan informasi ke siswa-siswa, maka otomatis logika mereka akan terpancing untuk lebih menghargai HaKI.   Memang harus diakui, jika mereka paham bahwa software mahal tersebut dapat di subtitusi oleh software lain yang nyaris gratis seperti FOSS maka tentu hal ini bukan pilihan yang menarik.

4.  Tidak ada layanan pembiayaan bagi pengadaan software;  sampai saat ini masih banyak yang bingung harus dikategorikan apa sebuah software.  Jika di kategorikan sebagai barang, maka tentu harus ada wujudnya.  “wujud” sebuah software paling nyata adalah media seperti CD/DVD, padahal “unjuk kerja” sesungguhnya adalah pada saat digunakan di Komputer.  Hal seperti ini menyebabkan umumnya perbankan atau lembaga finansial tidak mendukung pembiayaan untuk software.  Kebingungan ini bisa di mengerti, sebab jika kredit macet apa yang bisa di sita?  Kalau gedung, tanah, mobil, jelas wujudnya.   Kalau software?   Walaupun begitu, kita bisa mendefinisikan wujud software ini jika kita bisa memberikan jaminan seperti kode lisensi, sayang model kode lisensi ini juga rapuh karena mudahnya dibajak.    Juga, umumnya software bukanlah barang yang mudah di jual kembali.

Diluar semua itu, saya juga berpendapat bahwa pembajakan software ini memang sengaja dikondisikan.    Yang terbayang adalah: jika software-software proprietary ini sulit ditemukan CD/DVD bajakannya dan setelah ditemukan masih tetap sulit di install karena tingkat proteksi yang tinggi maka tentu terjadi penurunan jumlah pengguna software bajakan tersebut.  Akibatnya adalah pengguna yang memang butuh dan mampu akan beli, tapi mereka yang butuh tapi tidak mampu akan memilih software lain yang terjangkau dan memenuhi kebutuhan mereka.   Tapi, apa para software giant ini mau?  Mendingan kayak sekarang :) bisa berkoar dimana-mana bahwa pembajakan tinggi, supaya ada alasan buat terus menerus ngasih obat sakit kepala padahal yang sakit gigi yang berlubang.

2 Januari = Rumah baru :)

Menyambut tahun baru 2008, iWin Notes menyambutnya dengan pindah ke rumah baru setelah numpang di wordpress.com :) rumah kontrakan yang di blogspot tetap aktif dan akan tetap menerima posting kalau lagi niat :p

Mudah-mudahan rumah baru ini membuat semangat nge-blog makin tinggi ;)

Mobile Access
Akses blog ini dari Mobile Handset anda dengan meng-scan barcode di bawah ini. Scan Reader dapat di download di StarCode
datamatrix code
Kategori
Respon Pembaca
  • tris: mlem ms mb.. mau tanya modal minimal buka usaha warnet brapa yah..dan tempat yg...
  • anton: sy juga mengalami hal yg sama. Ini adalah cara marketing yg gak bermoral dan...
  • agung: @dzi: ya butuh lah mas. kalo nggak masak rusak dikit panggil teknisi. bisa tekor...
  • aji: cara pesan bikin warnet daerah jogja apa kebumen dimana ya?thanks
  • bojak: pembahasan teori aza tapi kalau dipraktekna nol besar dengan kenyataannya,...
  • OKY: BENER MAS AKU DAPAT EMAIL YANG SAMA DARI RIA CITRA.CUMAN AKU BELUM MENINDAK...
  • phaw: SPEEDY? wkowkowkowkokw semakin kita ngadu semakin ccpet juga tuh koneksi...
Serba Open
Use OpenDNS
Use OpenOffice.org
Open Clip Art Library
Add to Technorati Favorites
blog-indonesia.com
Kalender
January 2008
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
My Plurk
QR Code - scan to visit our mobile site

Many companies provide barcode readers that you can install on your mobile, and all of the following are compatible with this format:

Pariwara
a Google


My del.icio.us