Salah Kutip = Salah Kesimpulan
Disitus Liputan 6, saya melihat sebuah berita mengenai peringkat negara pengakses pornografi. Disitu disebutkan bahwa Indonesia berada di peringkat ke-7 pengakses konten pornografi.
Inilah contoh bagaimana salah kutip menghasilkan kesimpulan yang salah. Semestinya sang Wartawan membaca dan memeriksa dulu sumber awal dari peringkat tersebut. Jelas di sebutkan di situs topteen reviews adalah negara yang mengetikkan kata kunci “sex”. Kata sex tidak selalu berhubungan dengan pornografi. Juga tidak menunjukkan bahwa negara tersebut sebagai 10 besar negara pengakses pornografi. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat data dari situs tersebut.
Untuk kata kunci “porn” maka 10 besarnya:
- South Africa
- Ireland
- New Zealand
- United Kingdom
- Australia
- Estonia
- Norway
- Canada
- Croatia
- Lithuania
sedang kata kunci “xxx” maka 10 besarnya:
- Bolivia
- Chile
- Romania
- Ecuador
- Pakistan
- Peru
- Mexico
- Slovenia
- Lithuania
- Colombia
dan untuk kata kunci “sex” :
- Pakistan
- India
- Egypt
- Turkey
- Algeria
- Morocco
- Indonesia
- Vietnam
- Iran
- Croatia
Setelah melihat secara lengkap daftar di atas, maka dengan sendirinya kita mengerti bahwa apa yang diberitakan oleh Liputan6 adalah sebuah kesalahan mengambil kesimpulan disebabkan tidak melihat data secara lengkap. Ini juga menunjukkan kurangnya studi literatur yang dilakukan sebelum berita tersebut dimuat.







IMHO , masih relevan pak..secara kata ’sex’ lebih familiar bagi orang indonesia ketimbang ‘porn’ atau ‘xxx’
Sudah hubungi liputan6?
sudah meninggalkan komentar?
#tukangmoto
bukan masalah relevannya, tapi masalah mengambil kesimpulannya melalui data yang tidak lengkap.
#Wahyu
Saya coba kontak deh
#milisdad
diminta register dulu, lagi males hehehee..
masih bingung nih.
Klo kata ’sex’ bukan berarti pornografi, maka apa dong ?
*berpikir seperti liputan 6*
kalo yg ngesearch kata “pron” ato “p0rn” ?
@redha,
bisa aja , “Penyakit Sex dan cara menghindari nya” , itu kan ada kata – kata sex tapi tidak berbicara tentang sex yang itu, tapi pengetahuan.
Doh, orang-orang jadi terlalu cepat mengambil kesimpulan ,atau memang mencari sensasi
Sex itu kan sebenarnya arti aslinya adalah Kelamin, ya kalo di formulir isian personal, pastinya tulisannya Sex (Male/Female)
#Amir Karimuddin
Asal jangan salah isi formulir aja, begitu di tanya “sex” di isi: 3x sehari
Okezone juga sama aja: http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/04/09/1/99110/indonesia-nomor-tujuh-pengakses-pornografi-di-dunia
#Ronny
jangan-jangan nara sumbernya yang misleading.
Aduh itu salahnya dimana ya
betul banget sepertinya cuma mencari sensasi biar menjadi berita heboh…
tapi ada benarnya juga, menurut survey dan pengamatanku dikota2 besar emang benar rata2 para remaja dan dewasa lebih banyak mengakses situs2 porno, dengan majunya teknologi sekarang semua orang gampang menyimpan dam mendownload film or gambar2 porno, dan menyimpanya diukuran yang dpt disaku,(flasdisk). saat ini ada jutaan lebih situs porno yang hasil karya anak bangsa.
jadi gak perlu ditutupi bila itu emang benar.
selain itu juga indonesia adalah negara dengan berpenduduk terbanyak jadi wajar aja klo emang benar masuk 10 besar..
yg pantes peringkat 1
tuh israel negara yahudi biadab ga punya agama and musuh negara islam termasuk palestina
Saya mengelola Warnet selalu kalah bersaing, oleh karena saya melarang setiap ada pelanggan yang buka situs porno, mohon tanggapan dan input dari rekan pengelola atau pengusaha warnet.
Wassalam,
Warnet Wega Jambangan,
Yuliani.
Kalau yg di harapkan peringkat satu itu yahudi alias israel, ya gak mungkin sebab penduduknya gak ada waktu untuk buka internet sibuk dengan perang, yang dipikir besok anaknya rumahnya dimana maka dia sibuk ambil tanah tetangganya Palestina. Wassalam