Bacalah…sebelum berkomentar dan meminta

Cukup banyak komentar yang masuk  di blog ini yang meminta untuk dibuatkan proposal warnet.  Saya sebenarnya merasa sedih setiap kali membaca komentar demikian.  Mengapa?  Karena itu berarti yang bersangkutan tidak berusaha untuk membaca semua informasi mengenai bisnis warnet yang tersedia di blog ini.  Saya sudah menyediakan tulisan dan file e-book tanpa perlu membayar apa-apa selain koneksi internet.

Beberapa file yang tersedia itu bahkan sudah berbentuk perhitungan investasi dan operasional untuk mereka yang membutuhkan perhitungan bisnis.  Saya akui file-file tersebut tidaklah lengkap, namun hal itu adalah disengaja agar yang membutuhkan bisa menambahkan kebutuhan-kebutuhan yang terkait dengan kondisi setempat.

Jadi, kepada teman-teman semua yang telah setia mengunjungi blog ini, tolong baca, baca, dan bacalah.  Setelah mengerti mulailah berhitung sendiri.  Kalau berhitung sendiri tidak bisa, sebaiknya jangan latah ber-bisnis warnet.  Bisnis yang lain saja, karena bisnis warnet adalah bisnis dengan tingkat kompleksitas yang tinggi.

Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.

Comments

setuju pak :D
dua kali ikut terlibat menangani bisnis ini :D
dua kali pula ikutan menggulung tikarnya.

pelajaran yang berharga sekali bukan ?

Sama boss. Saya juga sering dapat permintaan/pertanyaan katro kayak gitu. Padahal sudah dikasih disclaimer. Niat hati mau sharing pengetahuan tapi malah jutek dibuatnya :D . Saking juteknya, beberapa posting (top post) yang sering mendapat permintaan/pertanyaan katro saya hapus :D . Entah apakah mereka ngga ngerti (saking bodohnya), atau memang ngeyel atau memang ngga mau tahu. Saya bingung kok masih ada orang2 seperti itu.

Iya asli sebel banget, udah jelas dikasi link eh masih minta dikirimin ke email.

mau usaha tapi g mau berusaha..setuju, pak

Leave a comment

(required)

(required)