Berkunjung ke Museum Nasional Indonesia

Hak Cipta Foto: http://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Nasional_Indonesia

Minggu lalu saya mendapatkan undangan peluncuran permainan komputer dari Nusantara Online.   Peluncuran permainan komputer berjenis MMORPG (Massively multiplayer online role-playing game) ini dilakukan di Museum Nasional Indonesia, Jl Merdeka Barat 12.    Acara peluncuran permainan daring ini berjalan seperti umumnya acara-acara peluncuran produk lainnya: peluncuran resmi dan dilanjutkan dengan tanya jawab dengan pihak media.  Ada juga sudut yang penuh dengan laptop untuk mencoba permainan tersebut.

Yang menarik untuk saya justru tempat peluncurannya: Museum Nasional Indonesia (aka: Museum Gajah), sebab seumur-umur saya belum pernah memasuki museum ini.   Saya sendiri sebenarnya suka ke museum, kira kira 3 minggu sebelumnya saya berkunjung ke museum Satria Mandala.   Dan sewaktu masih tinggal di Makassar, sekali kali menyempatkan ke museum yang terletak di Benteng Rotterdam (Fort Rotterdam).

Menurut Wikipedia, Museum Nasional Republik Indonesia adalah salah satu wujud pengaruh Eropa, terutama semangat Abad Pencerahan, yang muncul pada sekitar abad 18. Gedung ini dibangun pada tahun 1862 oleh Pemerintah Belanda di bawah Gubernur-Jendral JCM Radermacher sebagai respons adanya perhimpunan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen yang bertujuan menelaah riset-riset ilmiah di Hindia Belanda. Museum ini diresmikan pada tahun 1868, tapi secara institusi cikal bakal Museum ini lahir tahun 1778, tepatnya tanggal 24 April, pada saat pembentukan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen oleh pemerintah Belanda. Radermacher menyumbang sebuah gedung yang bertempat di Jalan Kalibesar beserta dengan koleksi buku dan benda-benda budaya sehingga menjadi dasar untuk pendirian museum.  Silahkan baca selengkapnya di sini

Sayang waktu saya sangat terbatas sehingga baru sempat menjelajah kira kira 1/2 bagian dari museum.  Yang pertama saya jelajahi keliatannya adalah bagian yang baru dibangun.   Ada 4 lantai dibagian ini, dan tiap lantai ada tema yang diusung.   Menarik, saya menemukan beberapa orang juga berjalan jalan sendirian menikmati koleksi museum nasional ini.  Setelah menjelajah dibagian lainnya, saya pun terpaksa beranjak ke pertemuan lain hari itu.   Kelihatannya saya harus menyediakan waktu lebih banyak untuk menjelajahi seluruh koleksi di Museum Nasional.

Seperti biasa, silahkan menikmati hasil foto foto di Museum Nasional Indonesia di bawah ini:

[nggallery id=21]

 

2 thoughts on “Berkunjung ke Museum Nasional Indonesia

  1. museum nasional memang sudah lumayan berubah sekarang. jadi pengen ke sana lagi ah. terakhir ke sana sekitar 7 tahun lalu sepertinya

Leave a Reply