Memotret Pesta Kembang Api Tahun Baru

Tahun baru Masehi selalu punya ciri khas: Pesta Kembang Api.   Entah sejak kapan kebiasaan ini dimulai, tapi sejak saya tinggal di Jakarta, tiap akhir tahun selalu saja di isi dengan pesta kembang api di seluruh kota.    Karena saya termasuk yang malas bertahun baru di tempat-tempat keramaian, saya menyaksikan pesta kembang api cukup dari atap rumah.

Tahun lalu, saya tidak sempat mengabadikan kembang api tahun baru karena saya tertidur (hahaha).  Tidak mau terlewat begitu saja, kali ini saya mempersiapkan diri lebih baik :).   Persiapan memotret kembang api (walaupun itu dari atap rumah) tetap perlu dilakukan.  Yang pertama saya lakukan adalah survey lokasi, yaitu memastikan tempat memotret punya ruang yang cukup dan pandangan yang cukup menuju lokasi pesta kembang api.   Siangnya saya mencoba mengambil beberapa foto dari atap seperti di bawah:

View dari Atap di Sore Hari (fuji finepix s700)

Dari hasil pengamatan sore hari ini, saya menetapkan posisi memotret tengah malam nanti.   Dua gedung pada foto di atas adalah pusat pesta kembang api terdekat.

Berikutnya adalah mempersiapkan peralatan yang diperlukan.   Untuk melakukan pemotretan kembang api dibutuhkan kecepatan shutter rendah (dalam hitungan detik) sehingga yang perlu dipersiapkan adalah:

  1. Kamera Digital; yang kecepatan shutternya bisa di set hingga 30 detik (atau lebih) atau mode BULB.
  2. Lensa Wide;  Bagi pengguna DSLR/CSC usahakan menggunakan lensa wide angle (18, 20, 24mm).  Saya sendiri menggunakan lensa kit 18-55.
  3. Tripod;   Kecepatan shutter rendah memerlukan tripod agar hasil foto tidak kabur (blur) atau jika tidak ada tripod lokasi memotret harus ada tembok yang bisa digunakan untuk mendudukkan kamera.
  4. Cable/Remote Release.  Lupakan menekan tombol shutter di badan kamera,   tangan anda akan pegal dan bisa membuat kamera bergetar.
  5. Senter kecil; berguna jika lokasi motret tidak diterangi lampu ( lokasi saya di atas atap ).
  6. Topi dan Rompi; untuk melawan angin kencang, dingin dan tempat menyimpan senter dan tutup lensa 😀
  7. Kain anti air/Tas Plastik, siapa tau tiba tiba hujan 😉

Nah selesai dengan peralatan, bagaimana dengan teknik foto yang akan digunakan?  Saya sendiri menggunakan setelan berikut pada kamera EOS 550D+Lensa Kit 18-55is:

  • Diafragma: F/11
  • iso 100
  • Format RAW ( karena menggunakan format RAW, setelan White Balance tidak berpengaruh)
  • Manual Focus (diset pada hyperfocal)
  • Shutter speed: Bulb Mode

Pada saat memotret saya mencoba berbagai kecepatan shutter dari 15 detik hingga 1 menit.  Adapun hasil pemotretan pesta kembang api adalah sbb:

[nggallery id=26]

 

 

One thought on “Memotret Pesta Kembang Api Tahun Baru

Leave a Reply