Singapore Air Show – The Static Show

Salah satu bagian yang paling menarik dari sebuah Air Show adalah pameran statik dari berbagai pesawat terbang baik sipil maupun militer.  Paling menarik sebab tidak setiap saat kita dapat begitu dekat bahkan masuk dan duduk di kokpit pesawat-pesawat tersebut.   Di hari biasa belum tentu kita bisa mendekat dan masuk ke kokpit C-130H Royal Australian Air Force  🙂 

Cukup banyak pesawat yang dipamerkan, total ada 57 pesawat terbang dan helikopter yang tercatat didalam list pesawat yang di pamerkan.  Tapi sewaktu saya keliling-keliling, pesawatnya kurang satu: Boeng 747-400 milik Singapore Airlines tidak terlihat di lokasi.    Ini tidak menjadi masalah karena tentunya pesawat seperti Airbus A330-MRTT, Alenia M346, Alenia C-27 Spartan, AH-64D “Apache”, F-15SG, F-35 Lightning II, Bombardier CRJ 1000 (yang baru saja dibeli Garuda) dan Beriev BE-200 yang pernah bertugas memadamkan api kebakaran hutan di Indonesia, bisa dilihat dari jarak sangat dekat.   Diantara pesawat-pesawat yang dipamerkan juga terselip pesawat dengan registrasi Indonesia (PK) yaitu Piaggio P180 Avanti milik Susi Air.

Bintang pameran adalah Boeing 787 Dreamliner dan F-35 Lightning II yang di letakkan ditempat terpisah.  Tapi bagi saya pribadi yang paling menarik justru dua buah UAV yaitu Hermes 900 dan Hermes 450 yang lagi hangat pemberitaannya di media-media karena berasal dari pabrikan Elbit System, Israel yg notabene kita tak memiliki hubungan resmi.

Udara yang sangat terik tidak menghalangi untuk menikmati pameran statik di acara dua tahunan ini.   Tapi begitu selesai berkeliling dan memasuki kembali ruang pameran yang berpendingin udara barulah terasa jika udara diluar ternyata sangat panas.

Seperti tulisan yang pertama, tentunya foto foto pameran statik wajib ditampilkan:

[nggallery id=30]

 

2 thoughts on “Singapore Air Show – The Static Show

Leave a Reply