2012 (ternyata) Tidak Jadi Kiamat

Ironis dengan apa yang sering diramaikan dimedia-media baik tradisional maupun daring, 2012 bukanlah tahun yang berakhir dengan kiamat dunia.  Kalender Suku Maya memang berakhir, tapi kehidupan masih berjalan.   2012, tidak seperti yang digambarkan dalam film 2012 dimana dunia “berakhir” dalam satu sapuan gelombang air laut dan tersisa mereka yang cukup beruntung untuk bisa masuk ke dalam  “Bahtera Nabi Nuh” super canggih.

Kembang Api Tahun Baru 2012
Kembang Api Tahun Baru 2012

2012, yang sebentar lagi berakhir ternyata sebuah tahun yang cukup baik – paling tidak buat saya pribadi- banyak hal yang berjalan dan perkembangan dari apa yang diusahakan dari tahun-tahun sebelumnya mulai terlihat di tahun 2012.  Dan saya pun teringat ramalan kiamat komputer pada pergantian abad 20 ke 21 yang lebih dikenal dengan Y2K bug yang  juga berlalu begitu saja setelah diisukan akan membawa “bencana”.  Yah, paling tidak karena isu itu saya sempat keliling 1/2 Indonesia untuk melakukan upgrade ke BIOS komputer perusahaan *nyengir*.

Manusia memang sering mengkhayalkan sebuah kejadian destruktif massal, bahkan membuat film tentang “kiamat” sambil berharap dia sendiri tidak akan terkena “kiamat” 😀 .

Jadi apa sebenarnya inti tulisan ini?  Intinya: dibalik segala berita, isu, rumor tentang kiamat yang menghantui sepanjang 2012, ironinya justru di tahun inilah – paling tidak dari sisi saya pribadi- sebagai salah satu tahun yang dicatat sebagai tahun yang berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang positif.

Disisi lain, kalau  memang kiamat berlangsung di tahun 2012, ngapain juga menumpuk makanan 🙂 kalo kiamat kan semuanya habis tak tersisa :p .

Leave a Reply