Archive for the ‘awari’ Category
MOU dan PKS antara Awari – Finnet, PT Ebays, Finroll
Menyambut hari Kemerdekaan Indonesia ke 63 dan masih bernafaskan Kebangkitan Nasional ke-100. Jumat 15 Agustus 2008 bertempat di Hotel Bumikarsa. Asosiasi Warung Internet Indonesia (Awari) mengadakan penandatanganan MOU dengan PT Finnet Indonesia (Finnet). Sebagai langkah lanjut mengembangkan warnet-warnet anggota Awari sebagai payment point.
Presentasi Anti Pornografi di Depkominfo
Jumat 18 Juli 2008 Awari diberi kesempatan untuk memberikan presentasi tentang bagaimana teknik menyaring situs porno di hadapan Bpk Menteri Kominfo dan Jajarannya dan beberapa Instansi lainnya, juga hadir dari pihak Media cetak dan visual sebab sebelum presentasi Pak Menteri ingin menyampaikan beberapa hal yang menyangkut perkembangan dan kondisi di Indonesia.
Pemberitahuan untuk acara ini cukup mendadak dan kami cuma memiliki waktu 2-3 hari untuk mempersiapkan segala sesuatunya namun pihak Depkominfo membantu dengan menyediakan semua perangkat dan koneksi yang diperlukan sehingga di hari H-nya. Termasuk juga mendatangkan tim Awari yang berada di Semarang (Ainul Hakim) dan Cilegon (Fajar).
Jumat berikutnya kami juga diundang lagi untuk topik yang sama, namun kali ini dalam rangka Hari Anak. Tentu topik acara adalah bagaimana melindungi Anak dari paparan situs-situs porno. Kurang lebih apa yang Awari sampaikan sama dengan sedikit tambahan mengenai data-data (yang akhirnya lebih dikutip oleh media) yang terkait pornografi. Selain Awari, juga hadir dari Dirjen dari Departemen Sosial, Kementerian negara PPA, Ketua KPAI dan tentu dari Media cetak dan visual.
Kali ini Awari tidak sesibuk sebelumnya, karena sistem yang minggu lalu berjalan praktis tidak perlu perubahan apa-apa dan tinggal dinyalakan dan di cek apakah berjalan atau tidak. Tim yang hadir pun praktis cuma saya dan Yamin.
Foto-foto persiapan Acara Presentasi.
Dokumen PDF dari Blog ini
Saya sering mendapatkan permintaan agar beberapa tulisan di blog ini disediakan dalam bentuk dokumen PDF. Karenanya maka beberapa tulisan yang berhubungan dengan Warnet saya berikan link yang berisikan format PDF di halaman itulisan terkait. Harapan tulisan-tulisan di blog ini lebih mudah dicetak, disebar dan dibaca secara offline bagi mereka yang memerlukan.
Jika ada tulisan di blog ini yang belum ada versi pdf-nya dan anda menginginkannya silahkan posting komentar anda
Memulai Usaha Warnet
Ini adalah sebuah komentar yang masuk di blog ini:
Yang sudah buka warnet, tolong di bantu dong kita2..seperti:
- berapa kira2 biaya listrik /bln?
- biaya koneksi per bulan?
- menurut kalian, apa usaha warnet kalian akan bertahan hingga 5 tahun kedepan?
- dibandingkan dengan jasa internet khusus game on line, apa lebih menguntungkan?
- kalau dirata2kan, 1 PC bisa berapa jam seharinya di pakai pelanggan?
Saya akan membahas pertanyaan di komentar ini secara umum, sebab beberapa jawaban sangat tergantung kondisi dan situasi warnet tersebut.
1. Biaya Listrik
Biaya listrik per bulan ditentukan oleh kebutuhan listrik dari warnet tersebut. Untuk memperkirakan biaya listrik yang wajar tentu harus di analisa dulu seberapa besar kebutuhan daya listrik. Sebagai contoh kasus kita coba menghitung berapa besar daya listrik yang diperlukan oleh warnet dengan konfigurasi berikut:
- PC : 11 unit @ 200 watt
- Monitor: 11 unit CRT 15″ @ 90 watt
- Printer: 1 unit inkjet @ 40 watt
- Scanner: 1 unit @45watt
- Lampu indoor: 4 buah TL @ 25watt
- Lampu outdoor: 2 buah TL @ 50watt
- AC: 2 buah @ 1,5 PK ( 1 pk = 746 watt, 1,5 pk = 1119 )
- Cooler: 1 unit @ 90 watt
Total kebutuhan daya adalah:
- PC = 11 x 200 = 2200 watt
- Monitor = 11 x 90 = 990 watt
- Printer = 1 x 40 = 40 watt
- Scanner = 1 x 45 = 45 watt
- Lampu indoor = 4 x 25 = 100 watt
- Lampu outdoor = 2 x 50 = 100 watt
- AC = 2 x 1119 = 2238 watt
- Cooler = 1 x 90 = 90 watt
- Total kebutuhan daya = 5803 watt
Dilihat dari paparan di atas maka daya listrik terpasang yang disarankan adalah minimal 6600 watt. Biaya listrik untuk daya sebesar itu biasanya berada di kisaran Rp 900.000 s/d Rp 1.500.000 per bulan. Banyak cara (yang halal) untuk menurunkan pemakaian daya listrik. Misalnya: menggunakan monitor LCD, mematikan pc/monitor yang tidak digunakan, mengatur suhu AC pada suhu yang tidak terlalu dingin ( 22 – 25 derajat celcius ).
2. Biaya koneksi per bulan.
Berbicara biaya koneksi, maka pilihannya beragam dan bergantung kepada lebar bandwidth, media koneksi, kualitas dll. Keterangan mengenai hal ini bisa dibaca di warnetpedia . Saran saya, tentukan dulu kebutuhan bandwidth anda baru berbicara biaya koneksi. Untuk biaya dapat dilihat dari situs-situs ISP di Indonesia.
3. Apakah usaha warnet bisa bertahan hingga 5 tahun ke depan?
Tentu bisa. Yang menentukan adalah kemampuan manajemen warnet tersebut apakah bisa bertahan menghadapi persaingan. Persaingan di sini harus dilihat secara general. Saingan warnet bukan cuma warnet tetangganya. ISP juga saingan warnet, sebab ada produk-produk layanan mereka yang bersaingan langsung dengan warnet. PC/Notebook murah juga saingan warnet. Kombinasi antara PC/Notebook murah dan Produk ISP yang murah atau akses Wifi gratis adalah ancaman yang nyata bagi keberadaan Warnet. Karena itu, warnet harus bisa menempatkan target pasar dan pelayanannya dengan tepat jika tidak ingin tersingkir dari persaingan.
posting yang berkaitan dengan hal ini: Prospek Bisnis Warnet
4. Mana lebih menguntungkan Warnet atau game online?
Pertanyaan ini sulit dijawab tanpa adanya data akurat. Pengalaman setiap orang bisa berbeda tetapi kita bisa menganalisanya sebagai berikut: Warnet biasanya tidak perlu spesifikasi komputer setinggi game center. Dari sisi harga, Warnet umumnya di atas game center yang justru membutuhkan spesifikasi komputer yang lebih tinggi. Namun, secara kasat mata, game center lebih ramai dari Warnet. Beberapa warnet juga menyediakan game online sebagai bagian dari pelayanan mereka. Saya kira inilah jalan tengah terbaik dengan catatan bahwa pengguna game dan warnet dipisahkan mengingat karakter keduanya sangat berbeda.
5. Tingkat Okupansi.
Tingkat okupansi yang umum adalah 7 – 9 jam. Di bawah 7 jam maka warnet itu terhitung sepi. Sementara di atas 9 jam warnet tersebut terhitung ramai (sekali). Jarang sekali ada warnet yang memiliki tingkat okupansi di atas 9 jam.
posting yang berhubungan: Capex Opex dan Harga Dasar/Modal Warnet
Bagi yang ingin berbisnis warnet tanpa repot menyusun RAB, Rencana Bisnis dan lain lain yang berhubungan dengan bisnis warnet silahkan klik http://irwinday.web.id/mau-bikin-warnet-hubungi-kami/
Statistik Industri Pornografi internet dan Cara Memfilternya
Menurut internet pornography statistics, statistik tahun 2006 adalah: dalam setiap detik $3,075.64 dibelanjakan untuk pornografi, 28,258 pengguna internet melihat konten pornografi, 372 pengguna Internet mengetikkan kata kunci berkaitan pornografi di search engines dan setiap 39 minutes sebuah video porno baru dibuat di Amerika Serikat.
Kekuatan ekonomi industri pornografi Internet juga mengagumkan: total $97.06 Billion untuk di tahun 2006 saja dan sudah lebih besar dari revenue Microsoft, Google, Amazon, eBay, Yahoo!, Apple, Netflix dan EarthLink digabungkan menjadi satu.
Pendapatan industri pornografi di Amerika juga mengalahkan revenue tiga besar stasiun TV mereka (ABC, CBS, dan NBC) di gabung jadi satu!. Bagaimana dengan Indonesia? Belum ada angka pasti mengenai revenue industri pornografi di Indonesia. Jangankan industri haram, industri halal saja tidak ada angkanya. Yang sudah pasti: Indonesia berada di urutan ke-7 negara yang mengetikkan keyword “sex” di search engine.
Negara-negara yang tercatat melakukan larangan terhadap pornografi adalah Saudia Arabia, Iran, Syria, Bahrain, Egypt, UAE, Kuwait, Malaysia, Indonesia, Singapore, Kenya, India, Cuba, China. Indonesia, walaupun tercatat sebagai negara yang melakukan larangan terhadap pornografi tapi konten pornografi jauh lebih mudah ditemukan dibanding konten dari discovery channel dan Salah satu penyalur konten pornografi adalah: warnet.
Melakukan filter terhadap pornografi di internet.
Ada tiga metoda yang bisa digunakan dalam melakukan filter di internet yaitu:
- Filter via Workstation. Metoda ini dilakukan dengan memasang software filtering di PC Client Warnet. Sayangnya metoda ini untuk sementara hanya bisa digunakan oleh mereka yang menggunakan OS Windows, sebab dari 10 software yang disebutkan oleh Internet Filter Report 2008, semuanya berbasis Windows. Kelemahan lain adalah: ke-10 software tersebut harganya cukup tinggi untuk kantong warnet. Termurah adalah NetNanny ($28.99), termahal adalah WiseChoice.net ($60). Lainnya rata-rata di kisaran $40-$50. Selain itu, filter pada workstation akan memberi beban tambahan bagi komputer. Kelihatannya metoda ini hanya cocok jika digunakan pada PC dirumah.
- Filter via Proxy. Metoda ini dilakukan dengan memasang proxy. Jenis proxy yang digunakan bisa berbasis GNU-Linux maupun OS Windows. Software yang digunakan umumnya adalah Squid Proxy ditambah dengan squidguard. Walaupun sebenarnya tanpa squidguard pun Squid bisa di konfigurasi untuk melakukan filtering, namun squidguard memudahkan proses konfigurasinya dan situs-nya pun sudah menyediakan daftar hitam situs yang ingin di filter. Kelemahan dari metoda ini adalah: memerlukan mesin tersendiri untuk menjalankan proxy dan dibutuhkan mesin dengan kemampuan yang cukup untuk unjuk kerja yang baik. Selain itu, proxy perlu di set agar di akses secara transparan untuk memaksa user menggunakan proxy tersebut. Beberapa distro kecil seperti smoothwall dan clarkconnect juga bisa digunakan.
- Filter via DNS. DNS juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan filtering. Caranya dengan mengisikan record “palsu” dari sebuah situs yang difilter ke situs lainnya. Contoh: situs porno www.xxx.com yang ber alamat-IP xxx.xxx.xxx.xxx di DNS tersebut tercatat sebagai yyy.yyy.yyy.yyy yang merupakan alamat IP dari www.yyy.com. Otomatis user tidak akan pernah bisa membuka situs tersebut. Cara ini menuntut campur tangan dari pengguna untuk secara sadar mengubah IP DNS yang mereka gunakan ke IP DNS filter tersebut. Metoda ini cocok di gunakan di ISP, dengan dibungkus sedikit bumbu pemasaran (mis: paket internet sehat) maka orang-orang yang khawatir tentang pornografi tentu tertarik menggunakannya. Dengan sedikit berinovasi melibatkan komunitas di internet, daftar situs yang perlu difilter dapat ditambah dan direview sebelum dimasukkan kedalam record dns tersebut.
Diluar ketiga metoda di atas, juga tersedia hardware based filter. Saat ini router-router kapasitas SOHO biasanya sudah tersedia fasilitas untuk filter memanfaatkan content filter server yang ada diinternet. seperti yang terlihat pada gambar screenshot di bawah (klik untuk memperbesar).
Bagaimana dan apa syarat menjadi anggota awari?
Ini adalah pertanyaan yang paling sering di lontarkan ke saya baik melalui komentar diblog ini maupun via email. Sebenarnya tidak sulit untuk menjadi anggota Awari, prosesnya adalah sebagai berikut:
- Download file formulir pendaftaran dari situs Awari
- Isi dan lengkapilah formulir tersebut dan kirimkan ke register_at_awari.or.id
- Selesai
Nah setelah itu bagaimana? Jika formulir anda telah diterima:
- Anda akan di daftarkan ke milis-anggota Awari, milis ini sifatnya tertutup, tidak menerima subscriber langsung, harus di invite/add oleh moderator.
- Data-data dari formulir akan dijadikan patokan untuk menentukan nomer keanggotaan warnet anda yang akan di tuangkan dalam bentuk sertifikat bernomer unik.
- Untuk mendapatkan sertifikat ini anda harus melunasi dulu uang iuran keanggotaan. maka berikutnya silahkan anda membayar iuran keanggotaan anda.
- Sistem pembayaran dan jumlah pembayaran iuran dapat dilihat pada file yang dikirimkan secara otomatis ketika anda didaftar ke mailing list anggota.
Nah, mudah-mudahan keterangan singkat ini dapat menjelaskan bagaimana dan apa syarat menjadi anggota Awari.
Jalan-jalan ke Aceh
Tanggal 20 Nopember 2007 saya diundang oleh Depkominfo untuk memberikan presentasi pada acara Round table discussion on internet governance di Banda Aceh. Ada beberapa pembicara selain saya yaitu dari APJII, PANDI dan Pemda Setempat. Isi presentasi saya tidak banyak berubah dari presentasi yang saya tampilkan pada acara berjudul sama yang di laksanakan di MGK Kemayoran. Tentunya dengan perubahan pada last minute, di sesuaikan dengan kondisi daerah setempat.

Suasana sesaat sebelum Acara dibuka
Tantangan berat saya karena diberikan waktu presentasi paling akhir, tepat jam 12. Acara molor 30 menit dari jadwal dan Pembicara lokal yang diberi kesempatan pertama lupa (atau enggan?) diberi tahu oleh moderator. Syukurlah pada sesaat sebelum tampil terbersit ide untuk menyegarkan suasana
Dan karena memang suasana hati lagi enak dan santai (trimakasih kepada panitia atas layanan yang baik), presentasi yang singkat bisa berlangsung dengan segar dan menarik (duh narsis neh hehehe).
Setelah acara presentasi dilanjutkan dengan acara diskusi langsung antara panelis dan peserta. Sayangnya, tidak semua pembicara bisa ikutan berdiskusi. Dari rombongan Jakarta, tinggal saya dan Kang Azul yang tinggal untuk berdiskusi. Tema yang saya bahas adalah sustainability bagi telecenter/warnet.

Peserta Diskusi dilihat dari sisi Panelis
Yang saya dapatkan adalah antusiasme tinggi dari teman-teman di Aceh untuk mendirikan Warnet/Telecenter. Saya sempat memberikan ide-ide layanan yang bisa dikembangkan pada warnet/telecenter yang intinya adalah melihat kebutuhan masyarakat setempat. Juga saran-saran agar hati hati dalam mengelola warnet berdasarkan pengalaman teman-teman di daerah lain.

Kunjungan ke Aceh terasa (sangat) singkat, walaupun saya nginap dua malam namun kesempatan jalan-jalan melihat kota Banda Aceh tidak banyak. Malamnya saya sempat di ajak oleh adik saya yang sudah lama tinggal di Aceh naik becak motor cabriolet keliling kota dan makan Mie Aceh. Paginya sebelum ke airport diajak berfoto di Mesjid Agung
Mudah-mudahan lain waktu saya sempat berkunjung lagi ke Banda Aceh.

Foto-foto Halal Bi Halal
Buat yang mau lihat foto-foto Halal Bi Halal AWARI, bisa lihat di sini
Undangan Halal Bi Halal Warnet
Rekan-rekan Warnet Yth,
Asosiasi Warung Internet Indonesia akan mengadakan Halal Bi Halal yang Insya Allah akan di lakukan pada:
- Hari: Minggu
- Tanggal: 28 Oktober 2007
- Tempat: Sekretariat Awari, Jl. Hang Lekir Raya No. 2, Jakarta Selatan
- Jam: 11.00 – 15:00
Diharapkan para Anggota dan Non-anggota yang berkesempatan dapat hadir
mengingat di Acara ini selain merupakan sarana Silatuhrahmi antar Warnet, dari AWARI akan membicarakan point penting mengenai pendirian Koperasi AWARI yang rencananya akan dideklarasikan di Acara Halal bi Halal tersebut.
Agenda Acara Halal bi Halal:
- Ramah Tamah
- Diskusi dan Tukar Pengalaman Mengelola Bisnis Warnet
- Kiat-kiat Bisnis Warnet
- Presentasi dan Deklarasi Koperasi Warnet
bagi yang berminat hadir di mohon untuk mengirimkan email dengan subject “[KONFIRMASI]” ke register_at_awari.or.id atau menghubungi nomer telepon sekretariat AWARI di 021-715 15 122
Salam AWARI,
Irwin Day
Ketua Umum
http://awari.or.id








