Archive for the ‘Manajemen’ Category
Memilih Lokasi Warnet
Memilih lokasi untuk berusaha adalah salah satu point yang paling sulit. Utamanya bagi mereka yang belum memiliki tempat berusaha milik sendiri dan berencana menyewa tempat untuk membuka usaha warnet. Lain halnya jika lokasi tersebut adalah milik sendiri dimana tidak ada pilihan selain menggunakan lokasi yang sudah ada.
Berdasarkan diskusi-diskusi yang sering saya lakukan bersama teman-teman di Awari, maka beberapa point berikut bisa menjadi patokan dalam memilih lokasi.
- Jangan memilih lokasi yang sudah banyak warnet
kecuali warnet yang akan anda dirikan memiliki kelebihan khusus yang membedakan dengan warnet lain disekitarnya. - Tempat yang paling cocok untuk warnet adalah dekat Kampus/Sekolah adalah mitos. Warnet-warnet yang saya dapati berhasil justru lokasinya tidak dekat kampus/sekolah. Malah lokasi dekat kampus/sekolah adalah saksi dari hidup matinya banyak warnet dalam kurun waktu yang singkat.
- Tingkat kepadatan penduduk yang cukup dan demografi-nya sesuai dengan target pemasaran warnet. Pelanggan warnet terbesar adalah mereka yang berumur 16thn hingga 30-an thn. Jadi buka warnet di sebuah komplek perumahan yang isinya pensiunan tidak di sarankan
. - Lihat di sekitar lokasi apakah ada mini market. Ini adalah salah satu saran dari teman sesama pengusaha warnet. Alasannya sederhana, mereka yang berbelanja di mini market memiliki kemiripan demografi dengan pelanggan di warnet.
- Tempat parkir yang cukup untuk minimal 10 sepeda motor dan atau 2 mobil. Ini berdasarkan pengalaman, warnet yang tidak memiliki tempat parkir yang cukup akan menyulitkan pelanggan dan tidak menarik untuk di kunjungi
Point-point di atas masih perlu di kombinasikan lagi dengan kemampuan investasi dan target dari pemasaran warnet. Juga bukan merupakan harga mati sebuah lokasi, sebab masih ada faktor kreativitas dari promosi dan tingkat pelayanan dari warnet itu sendiri.
Capex Opex dan Harga Dasar/Modal Warnet
Ingin tahu apakah investasi anda sesuai dengan harga jualnya? Ambil aja file ini dan isi sesuai dengan kondisi atau perencanaan Anda.
catatan: format file adalah Open Document Spreadsheet (ods) bisa dibuka menggunakan applikasi OpenOffice.Org. Open Document Spreadsheet adalah bagian dari Open Document Format yang merupakan format standar yang digunakan di Awari.
[Update] Hasil akhir Pooling MSRA
Pooling tentang MSRA ini dilakukan dari 27 Agustus 2007 hingga 9 September 2007 ( 18 hari ), Di ikuti oleh 237 Voter, berarti rata-rata 13,17 voter per hari. Tujuan dari pooling ini untuk mengumpulkan pendapat para warnet mengenai MSRA. Dibalik 5 pilihan yang diajukan bukan semata-semata apakah warnet setuju atau tidak setuju, namun juga seberapa banyak yang tidak peduli, ragu-ragu atau tidak terpengaruh karena menggunakan Linux.
Selanjutnya bisa dilihat disini
From Propietary to FOSS
Bagi para Warnet pengguna propietary yang hendak meninggalkan kebiasaan menggunakan piranti lunak bajakan namun tidak mampu membeli (atau ogah mengeluarkan uang banyak) di bawah ini terdapat daftar piranti lunak yang bisa digunakan menggantikan piranti lunak bajakan anda. Peranti lunak dibawah ini dibagi atas kategori: Internet, Grafis, Utility dan Produktifitas.
lebih lanjut klik disini
Hasil Pooling MSRA di Situs Awari
Apa pendapat umum komunitas Warnet terhadap MSRA? Hasil pooling dibawah ini menjawabnya:
Warnet tanpa PC
Tahun lalu saya memberikan ide kepada Taufik “Mpiq” tentang sebuah konsep warnet yang melenceng dari warnet yang ada sekarang. Pudjo, dalam sebuah postingnya baru baru ini juga mengeluarkan ide yang kurang lebih sama. Supaya di mengerti, konsep warnet umumnya adalah menyediakan PC dan koneksi internet kemudian pengguna membayar dalam hitungan waktu.
Ide yang saya berikan adalah sebuah warnet yang seolah-olah tidak menyediakan PC, sehingga lebih terlihat sebagai kafe yang sesungguhnya. Sehingga setiap kali masuk ke warnet tersebut maka memesan minuman dan makanan kecil adalah keharusan. Akses internet seakan-akan free namun sesungguhnya sudah masuk di dalam harga makanan dan minuman. Bagaimana buat mereka yang cuma mau mengakses internet? Ya bisa saja, namun dengan harga yang membuat mereka lebih memilih memesan makanan dan minuman kemudian dapat akses ke internet daripada menggunakan internet saja.
Bagaimana jika mereka mengakses lama dan memesan minuman / makanan seadanya? Tenang, ada namanya syarat dan kondisi
atur saja bahwa dengan memesan minuman / makanan X mendapatkan hak akses selama Y atau ada ide lain?
Bagaimana dengan perangkat akses? Sebaiknya perangkat akses tidak langsung terpasang, tapi nanti dibutuhkan oleh pelanggan baru diberikan. Dengan harga yang semakin murah dan performance notebook yang semakin bagus, saya yakin hal ini bisa dilakukan. Atau kita membiasakan pelanggan kita untuk membawa perangkat aksesnya sendiri
yang namanya HP dan PDA sekarang rata-rata punya Wifi.
Tapi ini cuma ide saja dan saya belum membuat sebuah hitung-hitungan bisnis apapun. Saya membaginya dengan berharap ada yang bisa memanfaatkan ide ini dengan baik
atau bertukar ide lain.
Jangan lupa: gunakan FOSS dan jangan membajak perangkat lunak







