Cara Membuat Blog di WordPress yang Lengkap Untuk Pemula

cara membuat blog di wordpress

Cara Membuat Blog di WordPress – Mungkin Anda berpikir bahwa pembuatan blog hanya bisa dilakukan oleh orang yang paham bahasa pemrograman dan IT. Sebenarnya tidak, sekarang siapapun bisa membuat blog dengan mudah tanpa harus mengerti coding, salah satu cara membuat blog dengan mudah adalah melalui platform WordPress.

WordPress adalah sebuah platform yang bisa Anda gunakan untuk membuat blog, baik blog pribadi, situs portal berita atau bahkan toko online sekalipun. WordPress adalah platform yang cukup populer digunakan oleh masyarakat Indonesia dalam membuat blog. Pada artikel kali ini, kami akan membahas cara membuat blog di WordPress dengan mudah dan gratis.

Cara Membuat Blog di WordPress

Hal yang paling penting dalam membuat blog sendiri adalah menyediakan domain dan hosting. Jika semuanya sudah siap, blog Anda akan selesai dibuat dalam hitungan menit. Untuk dapat membuat blog di WordPress, ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan. Berikut adalah cara mudah membuat blog untuk pemula:

1. Menentukan Topik untuk Blog

Jangan terburu-buru dalam membuat blog pribadi ataupun blog untuk kebutuhan bisnis. Tentukan terlebih dulu topik apa yang akan dipilih, konten seperti apa yang akan ditampilkan, dan ide-ide lainnya.

Jangan salah! Topik utama dalam sebuah blog akan menjadi pondasi yang sangat penting untuk kedepannya. Sebagai saran saja, sebaiknya membuat blog dengan topik yang Anda kuasai dan senangi. Dengan begitu nantinya pengelolaan blog atau pembuatan kontennya akan Anda lakukan dengan senang hati dan tanpa paksaan.

Contoh topik yang biasanya dipilih untuk membuat blog, seperti berikut: Olahraga, Seni, Pendidikan, Musik, Budaya, Ekonomi, Kesehatan, Lifestyle, Teknologi, Parenting, Kuliner, Blogger, Traveling, dll.

Nah, setelah menentukan topik untuk blog Anda, langkah selanjutnya adalah memikirkan tentang target audience. Apakah Anda mentarget remaja, anak-anak, atau mungkin orang tua.

2. Pilih Platform Blog Terbaik

Ada banyak platform blog yang bisa Anda pilih, misalnya Wix, Blogspot, atau WordPress. Mau menggunakan Blogspot ataupun WordPress, sebenarnya sama-sama media untuk mengelola blog, membuat konten, hingga optimasi.

Perbedaan yang mencolok juga mungkin jika WordPress mengharuskan Anda untuk membeli hosting terlebih dulu, dimana Blogspot tidak membutuhkan hal tersebut. Jika Anda masih pemula dan punya modal cukup untuk membeli hosting, lebih baik menggunakan WordPress dibandingkan Blogspot.

Alasan Memilih WordPress Untuk Blog

  • Merupakan platform yang ramah untuk pemula. Pengelolaan blog melalui worpdress tidak sesulit Blogspot, Anda bisa dengan mudah log in, mengubah tampilan, menginstal plugin, dan fitur-fitur lainnya dengan otomatis. Berbeda dengan blogspot yang serba manual.
  • WordPress juga sudah digunakan oleh website-website besar seperti Mercedes Benz, The Walt Disney, dan Sony Music.
  • Komunitas wordpress di Indonesia ataupun dunia sangat besar. Dengan begitu, Anda bisa dengan mudah mencari-cari informasi mengenai teknis strategi pengelolaan blog pada forum atau komunitas tertentu.

Meskipun begitu, bukan berarti membuat blog menggunakan Blogspot adalah ide yang buruk. Ingat, semua hal pasti punya plus minusnya masing-masing. Kelebihan yang paling banyak disukai pengguna Blogspot adalah tidak ada biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan blog, alias gratis.

3. Memilih Layanan Domain dan Hosting Terbaik

Kini saatnya Anda untuk mempersiapkan domain dan hosting untuk pembuatan blog. Domain yang dibuat bisa disesuaikan dengan topik yang Anda pilih. Gunakan kata-kata yang mudah diingat dan berhubungan dengan topik tersebut.

Tentukan juga ekstensi domain yang akan dipilih: .com, .co.id, .net, .org, dan lain-lain.

Setelah membeli domain, kemudian Anda harus mempersiapkan hosting. Ada banyak jenis hosting yang bisa dibeli, dari mulai Share Hosting, Cloud Hosting, sampai VPS Hosting. Jangan membeli hosting di penyedia layanan yang belum terpercaya dan resmi.

Pilihlah layanan domain dan hosting yang menyediakan support 24 jam dengan berbagai layanan lainnya seperti Niagahoster. Terlebih lagi Niagahoster itu penyedia layanan lokal, jadi sangat mudah untuk membantu Anda jika mengalami kesulitan dalam instalasi atau hal-hal lainnya.

Anda belum terlalu paham mengenai domain dan hosting? Berikut penjelasan singkatnya:

  • Domain adalah alamat website (contoh: www.domainkamu.com, www.domainkamu.co.id)
  • Hosting adalah rumah untuk alamat website Anda.
  • Hosting yang cocok untuk pemula adalah Shared Hosting. Pengelolaannya mudah, serba otomatis, dan biayanyapun murah.

Langkah Membeli Domain / Hosting di Niagahoster

Adapun langkah-langkah membeli hosting dan domain di Niagahoster:

  • Masuk ke website Niagahoster: niagahoster.co.id.
  • Jika belum mempunyai akun, buatlah akun terlebih dulu dengan memilih tombol ‘Daftar’ di pojok kanan atas.
  • Isi formulir pendaftaran yang ada, Anda juga bisa menghubungkan akun Google dan Facebook secara langsung.
  • Setelah mendaftar, cek ketersediaan domain melalui tab layanan domain di website Niagahoster. Perlu diketahui, jika Anda membeli domain dengan ekstensi .CO.ID, itu membutuhkan verifikasi KTP, PT, dan lain-lain. Namun jika Anda membeli domain dengan ekstensi .COM, tidak dibutuhkan verifikasi tersebut.
  • Setelah membeli domain, Anda bisa langsung membeli hosting. Niagahoster menyediakan berbagai jenis hosting berkualitas seperti Unlimited Hosting, Cloud Hosting, WordPress Hosting, VPS, dan lain-lain.
  • Jika sudah mantap memilih domain dan hosting, Anda bisa langsung check out dan membayarnya melalui transfer bank, paypal, dan metoda pembayaran lainnya.

Jika bingung dalam instalasi hosting dan domainnya, Anda juga bisa langsung bertanya pada CS Niagahoster melalui website.

5. Menginstal WordPress

Cara membuat blog selanjutnya adalah menginstal hosting dan domain di WordPress. WordPress yang dimaksud disini adalah WordPress.org, bukan WordPress.com, ya!

Ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu dengan cara manual dan otomatis. Cara otomatis bisa Anda lakukan jika membeli hosting di Niagahoster saja, Anda bisa menggunakan fitur Auto Install WordPress yang tentunya akan mempermudah pekerjaan.

Setelah Anda membeli hosting, pasti akan diberikan informasi mengenai ID dan Password cPanel. Jika tidak menemukan, Anda bisa masuk ke dashboard layanan hosting dan masuk ke cPanel melalui tautan yang tersedia.

Langkah-Langkah Install WordPress Melalui Cpanel

Adapun instalasi secara manualnya adalah sebagai berikut:

  • Biasanya URL nya: domainAnda.com/cpanel.
  • Masukkan ID dan Password cPanel yang Anda miliki.
  • Buka Softaculous Installer.
  • Akan ada logo WordPress di bagian Softaculous Apps Installer.
  • Klik tombol Install Now pada logo WordPress tersebut.
  • Pilih domain Anda pada kolom Choose Domain.
  • Kosongkan kolom In Directory.
  • Isi detail website seperti nama dan deskripsi di kolom Site Name dan Site Description.
  • Tentukan username dan password untuk log in pada dashboard WordPress Anda.
  • Setelah itu, pilih salah satu tema yang Anda inginkan.
  • Jika sudah, klik tombol install.
  • Tunggu hingga instalasi selesai.

6. Mempelajari Dasar-dasar WordPress

Jika proses instalasi sudah selesai, Anda bisa langsung masuk ke dashboard WordPress dengan cara ketikkan: DomainAnda.com/wp-admin atau DomainAnda.com/wp-login.

Masukkan ID dan Password pada kolom login, dan klik log in. Dalam hitungan detik, Anda sudah akan diarahkan pada dashboard WordPress.

Untuk Anda yang masih pemula, pasti bingung dengan tombol-tombol yang ada di dashboard. Untuk itu, simak pembahasannya disini.

Memposting Konten

Untuk memposting konten, Anda bisa masuk ke ‘Post’ atau ‘Page’ yang ada di bagian kiri dashboard WordPress. Klik Add New jika ingin membuat postingan, kemudian akan muncul kolom postingan. Anda bisa menyimpan postingan ke dalam draft, menjadwalkan postingan, dan mengelompokkan postingan sesuai dengan kategori yang dibuat.

Perbedaan antara Page dan Post terletak dari jenis kontennya. Page merupakan konten yang lebih statis (contoh: About Me, Terms & Condition, dsb) dibandingkan dengan Post. Biasanya artikel-artikel atau konten akan diposting pada laman Post.

Mengganti Tema

Merasa tidak cocok dengan tema yang sudah dipilih sebelumnya? Tenang, Anda bisa mengganti tema dengan mudah. Caranya masuk ke menu Appearance, kemudian pilih Themes, kemudian cari tema yang Anda inginkan untuk diinstal.

Kalau Anda ada tema WordPress sendiri, Anda juga bisa mengunggahnya melalui kolom unggahan. Perlu diingat, semua tema yang tersedia di WordPress tidak semuanya gratis, Anda juga harus membayar beberapa tema jika ingin membeli yang premium.

Menginstal Plugin

Plugin bisa dianggap sebagai cara pintas fitur-fitur di WordPress. Berbeda dengan Blogspot yang serba manual, jika Anda menggunakan WordPress, tentu saja Anda bisa menginstal fitur melalui plugin secara otomatis.

Untuk menginstalnya, Anda bisa masuk ke bagian Plugins dan pilih Add New. Cari plugin dengan fitur yang Anda inginkan. Beberapa plugin yang dasar dan harus diinstal oleh pemula di antaranya:

  • Plugin SEO: Plugin ini memungkinkan Anda untuk melakukan optimasi SEO untuk blog yang dikelola. Anda bisa memilih salah satu dari plugin ini: Yoast, All in One SEO, Rank Math.
  • Contact Form 7: Plugin yang digunakan untuk membuat form.
  • Wordfence: Plugin yang akan meningkatkan keamanan website.
  • WP Social Sharing: Sangat berfungsi untuk Anda yang akan membagikan konten blog ke media social.
  • Imsanity: Salah satu plugin untuk mengkompres gambar secara otomatis.

Jangan menginstal plugin yang tidak penting atau sekedar untuk coba-coba, karena bisa membuat loding blog Anda semakin banyak jika ada plugin yang tidak fungsional namun tetap Anda install. Sama seperti tema, plugin juga ada yang berbayar dan ada juga yang free.

Menerbitkan Artikel pertama kali di WordPress

Kini saatnya mulai menerbitkan konten atau artikel untuk pertama kalinya di WordPress. Caranya mudah, pilih Post dan klik Add New di bagian atas.

Setelah itu akan muncul editor wordpress dengan fitur seperti pengeditan tulisan pada biasanya (Ms Word, Wordpad). Anda bisa melakukan pengeditan secara Visual maupun Editor (dengan kode-kode tertentu).

Jangan lupa juga untuk memberikan gambar yang sesuai pada postingan yang akan dibuat, agar pembaca lebih nyaman berkunjung ke blog Anda. Setelah siap diposting, Anda bisa memilih opsi posting sekarang, disimpan di draft, ataupun menjadwalkan postingan.

Anda juga bisa mengisi kolom Kategori, Tags, dan Featured Image yang menjadi gambar sampul atau gambar muka halaman artikel Anda.

Jika telah menginstall plugin SEO, Anda bisa mengisi keyword, merubah permalink, meta deskripsi, dan mengetahui SEO Score dari artikel yang sudah Anda buat.

Pastikan artikel yang Anda buat sudah memenuhi standar SEO dan pastinya human friendly. Mengapa hal ini penting? Karena konten yang berkualitas akan membuat blog Anda semakin mudah dicari oleh mesin pencari (Google, Yahoo, dll)
Anda juga bisa memonetasi blog Anda ketika sudah mempunyai traffic dan mendapatkan pundi-pundi rupiah dari blog tersebut. Tapi tetap, buat dulu konten berkualitas, baru lah mulai memonetasi blognya.

Sekian informasi mengenai cara membuat blog khususnya di WordPress. Mungkin untuk pemula yang membaca artikel ini berpikiran prosesnya bisa dibilang cukup panjang dan melelahkan. Jangan mengeluh dulu! Praktekkan terlebih dulu, ya!

Tenang, semakin lama Anda akan terbiasa dengan dashboard Worpdress dan bisa membuat blog dalam hitungan menit saja.

Selamat mencoba!

Share :      
Irwin Day

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tinggalkan komentar