6+ Puisi Hardiknas Terbaik Tentang Hari Pendidikan Nasional 2020

Contoh Puisi Hardiknas Terbaru dan Terlengkap 2020 – Puisi hardiknas adalah puisi yang berisi tentang pendidikan, puisi ini biasanya berkaitan tentang pendidikan dan ilmu pengetahuan. Contoh Puisi Peringatan Hardiknas ini dapat kamu gunakan pada saat pentas puisi dalam rangka peringatan hari pendidikan nasional disekolahmu. Pada puisi ini penulis akan memberikan banyak contohnya, silahkan disimak puisinya dibawah ini.

Puisi Hardiknas

Kumpulan Puisi Peringatan Hari Pendidikan

Judul puisi : Semaikan Pendidikan

Pendidikan dan pengajaran pilar utama
Pangunan peradaban
Supaya hidup berbudaya, berbudi pekerti luhur
Memegang teguh sifat jujur
Penuh rasa syukur

Doa suci mulia panjatkan sepanjang perjalanan
Amal dan usaha tunaikan penuh gelora tanpa rasa bosan
Mengisi hidup dengan karya dan makna
Terjemahan segenap ilmu yang ditimba

Teruslah belajar dalam bimbingan cahaya-Nya
Supaya hati terus bersinar, terhindar dari kegelapan
Jangan pernah berhenti berguru dan berburu memaknai perjalanan
Seraya memegang teguh amanat mulia dan nilai kemanusiaan

Jadilah cerdas cendekia mutiara berkilauan si anak bangsa
Modal utama masa depan gemilang
Merajut SDM kualitas prima sedari muda
Diri penuh manfaat bagi sesama dan tanah air tercinta

Judul Puisi : Buku Oh Buku

Buku oh buku
Bersamamu kurajut
Hidup yang lebih bermutu
Jiwa menjadi kaya dan hati lemah lembut
Nalar bersinar dan pikir disepuh zikir
Cakrawala sukma seluas samudra

Buku oh buku
Bersamamu kujalin
Kasih sayang mesra syahdu
Yang menyentuh batin
Dengan sesama manusia
Dalam persahabatan yang suci
Persaudaraan yang murni

Buku oh buku
Di kedalamanmu akan menyelam
Di ketinggianmu aku menggapai
Kupetik bintang-bintang kemuliaan
Di elok lazuardimu
Kurasakan tetes-tetes kesejukan
Di kebeningan embunmu

Baca : Puisi Renungan Diri Menyentuh Hati

Judul Puisi : Kembangkan Horison Pendidikan

Gerolakan selalu
Semangat menimba ilmu
Memeperluas horison pikir pandang
Untuk kebahagiaan masa depan

Jangan sampai kiranya
Atom-atom waktu melenggang sia
Hidup dalam keasyikan berlupa
Hura-hura berteler ria

Masa muda penuh potensi
Kembangkan bakat dan talenta
Hari-hari penuh daya cipta
Malam-malam penuh perenungan mendalam
Etos studi dan kerja
Jadikan gemuruh gelombang samudra
Nyalakan gairah mengejar cita
Bagaikan dian nan tak kunjung padam

Artikel Terkait: Puisi Tentang Sastra

Pendidikan Menerangi Kegelapan

Manusia terlahir ke dunia dilengkapi dengan indra
Belum tau apa-apa polos yang belum terwarna
Menyusuri jalan tajam sekeras batu karang
Berbekal ilmu untuk menerobos tembok yang kaku

Wahai dunia …
Kini aku telah dewasa dan siap menghadapi lentera senja
Bersama pendidikan membebaskan dari ke gelapan masa yang dulu bodoh
Terang-benderang keindahan kehidupan di rasa bebas
Bahagia berada di alam terhiasi lembar berilmu

Wahai dunia …
Rupamu nampak secerah cahaya bintang di langit
Berkat pemuda cerdas memahami arti pendidikan
Menyiapkan diri dengan kualitas terbaik
Untuk mengalahkan gedung yang menjulang tinggi

Karena pendidikan masa berubah menjadi modern
Serba canggih menikmati hasil cipta manusia
Terasa mudah dengan cahaya ilmu yang terus bersinar
Menyadarkan diri akan pentingnya pendidikan
Dengan pendidikan diri menjadi terarahkan
Berkembang dan inovatif dalam berpikir panjang
Menata langkah juang masa depan cemerlang
Sampai sayap terbang meruntuhkan gedung menjulang

Terimakasih pahlawan …
Terucap selamat hari pendidikan
Kisahmu terangkai indah di sejarah

Mahalnya Pendidikan Tinggi

Pendidikan tinggi untuk menggapai angan dan cita-cita harapan
Bangku ilmu yang terduduki hanya untuk orang kaya
Mahalnya pendidikan mencekik leher rakyat jelata
Bukankah mereka memiliki hak yang sama

Saat langkah kaki ini menapak ke negeri sebrang
Anak manusia dapat berkembang kemampuan
Merealisasikan bakat tersembunyi dalam kehidupan
Dengan mudahnya jalan menghantar ke tempat pendidikan

Saat langkah kaki ini menapak ke bumi pertiwi
Hati kecil tersentuh pilu tak terhenti hingga tepi
Melihat anak-anak kecil bermain dipelosok ujung negeri
Harga pendidikan yang tinggi hanya harapan yang tidak bisa terbeli

Bukankah mereka bibit generasi tangguh yang bisa disemai esok?
Bukankah membentuk pemuda yang cerdas itu cita-cita bangsa?
Entah mengapa jalan itu tidak terbuka hingga buntu
Keadaan kacau tidak lagi menjadi suatu penyelesaian

Sampai kapan terhentinya keadaan terlawan menentang ini?
Akan dibiarkankah aset yang dimiliki hancur
Tertimbun mimpi indah angan-angan sampai mati
Terkubur emas potensi kuat anak negeri yang dimiliki

Oh negeri …
Mahalnya pendidikan tinggi

Mimpi Terbenam Bersama Mentari

Saat mata terbuka melihat kehidupan manusia
Anak-anak bangsa tersenyum menyimpan lara
Tingginya tiang pendidikan tidak terlampaui
Ilmu tersembunyi disuasana kosong hingga sunyi

Ayah dan ibu, aku ingin sekolah
Aku mempunyai mimpi, cita-cita, dan harapan tinggi
Aku ingin menjadi orang yang bermanfaat dan bermartabat
Menjadi kebanggaan ayah dan ibu serta bangsaku

Wahai anakku …
Ayah dan ibumu hanya seorang petani kecil dan miskin
Untuk mengisi lambung hari ini saja kami tak tau dari mana
Uang tiada untuk menghantarkanmu ke pintu cita-cita
Hanya bisa menikmati kesusahan ini yang harus kita hadapi dan syukuri

Wahai engkau pemimpin yang berdasi
Dengarlah keluh dan kesah rakyat kecilmu
Hati sanubarinya tersayat akan kejamnya keadaan
Uang menjadi patokan harga pendidikan

[sc:ads]
Tanpa dukungan rakyat apa jadi nasibmu
Kini engkau duduk santai tidak kepanasan
Tengok rakyatmu merintih susah diterik mentari siang
Keringat bercucuran demi anaknya menuntut ilmu

Akankah masih belum terbuka pintu hatimu?
Sampai kapan engkau bangga dengan kekayaan
Sampai kapan engkau bertahan dengan kekuasaan
Apakah siap jika tuhan yang akan melenyapkan dengan sesaat?

Wahai pemimpinku …
Dengarlah cerita sesak rakyatmu
Bantu wujudkan mimpi-mimpi mereka dengan kuasamu
Rangkullah hadirnya bersama hidup yang bermutu
Hingga ia cerdas dengan murahnya harga ilmu

Berjuang Menggapai Harapan

Pagi hari menyapa langkah perjuangan dimulai
Terlihat senyum bahagia anak-anak desa berangkat sekolah
Berjalan kaki menapaki jalan kecil becek dan licin
Semangat berjuang meraih ilmu demi masa depan

Dinginnya pagi larut dalam bahagia anak negri
Dengan seragam sekolah yang lusuh digendongnya tas kecil itu
Beralaskan sepatu hitam yang tak layak pakai lagi
Kotor dan basah hingga koyak di makan jalan berlumpur merah
Semua tak menyurutkan percaya diri yang tinggi

Hal ini dilakukan untuk membangun mimpi menggapai harapan
Yang masih menjadi misteri di hutan belantara
Melangkahkan kaki dengan riang berkawan dengan pepohonan
Untuk mengentaskan kemiskinan dengan pendidikan

Suasana yang tak menentu sudah menjadi hal yang biasa
Dengan kegigihan dan semangat menuntut ilmu
Mempersiapkan bekal untuk masa depan tua kelak
Mewariskan kekayaan pengetahuan kepada cucu keturunan

Pantang surut mundur ke belakang
Menghadapi ujian dan rintangan perjuangan
Masa depan lebih menantang badan
Dengan senjata apa lagi engkau hadapi jika tidak dengan pendidikan

Hari Pendidikan Nasional

Di hari pendidikan nasional ini kita patut bangga
Berkat pahlawan dan guru tanpa tanda jasa
Dunia tertawa layaknya pelangi hadir sehabis hujan
Warnanya menawan membuat tingkat perhatian

Segala penjuru terangi dengan sinar pengetahuan
Menjadi indah menikmati bunga pesona dunia
Semakin berkembang dengan tekhnologi canggih
Semakin modern dengan karya anak bangsa Indonesia

Pendidikan mengajarkan patriot yang sopan dan ksatria
Sehingga tumbuh pemuda dan pemudi yang semangat membangun negara
Pendidikan mengajarkan cinta alam
Sehingga terjaga kekayaan alam dan lingkungan yang sejahtera

Tanpa pendidikan mungkin negara tidak akan berdiri kokoh
Lemah terserang musuh tertindas oleh zaman tak berdaya
Miskin harta dan miskin ilmu menyiksa tentram
Terjatuh luka menghadapi kenyataan dunia

Karena pendidikan kita bisa hidup bahagia
Pengetahuaan luas seluas samudra ilmu
Kecerdasan tertanam dalam pikir kreatif
Terhiasi dengan jiwa baik dan dermawan

Terimakasih pendidikan …
Engkau telah membuka mata dari kebutaan.

Baca Juga:
Puisi Tentang Hari Kartini
Puisi Tentang Hari Pers Nasional

Itulah beberapa puisi tentang peringatan hardiknas Terbaru dan Terlengkap 2020, silahkan dijadikan bahan referensi pada saat pertunjukan puisi di sekolahmu. Semoga bermanfaat.. jangan lupa baca puisi lainya ya…

Share :      
Irwin Day

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar