Selamat Tahun Baru Saka

Di rentang waktu tahun 1997 hingga 2000, saya tinggal dan bekerja di Bali.  Sebuah pengalaman hidup yang menarik untuk dikenang,  terutama karena saya sempat merasakan tiga kali merayakan hari raya Nyepi di Pulau Bali.

Saat pertama kali merasakan hari raya Nyepi, saya tinggal di sebuah tempat Kost di Denpasar.  Posisi tempat Kost cukup unik karena berupa gedung bertingkat dua dengan halaman luas dan sekeliling masih berupa tanah lapang.   Pada hari raya Nyepi yang saya alami pertama kali tersebut saya memilih untuk tidak kemana mana.  Saya penasaran, tepatnya.  Seperti apa rasanya hari raya Nyepi.

Dan memang apa yang saya lihat dan rasakan adalah luar biasa.  Luar biasa karena seumur hidup baru kali ini merasakan tidak mendengar suara suara yang biasanya kita dengar.  Hening, Sepi dan membuat saya menyadari betapa telinga manusia sesungguhnya sangat tajam.  Dalam kondisi yang sepi dan nyaris tanpa suara tersebut, seorang pecalang yang sedang berpatroli bisa terdengar langkah kakinya dari jarak yang jauh.  Suara alam seperti burung, dan mahluk lainnya terdengar jelas.

Di hari raya Nyepi berikutnya saya dan teman teman sekantor memilih untuk liburan ke Mataram, dan menyempatkan untuk mengunjungi pulau Gili Trawangan.  Snorkling? tentu saja, namun sebenarnya saya masih ingin merasakan sekali lagi hari raya Nyepi seperti tahun sebelumnya.  Sehingga di tahun berikutnya (1999) saya tidak kemana mana.

Tapi menjelang hari Nyepi, seorang kawan di kantor memberikan penawaran yang sulit ditolak: menginap di hotel dengan diskon besar.  Jadilah saya dan kawan kawan kantor menginap di hotel berlokasi di daerah Sanur tersebut selama hari raya Nyepi.  Dan, ternyata itulah hari raya Nyepi terakhir saya di Bali, karena di tahun berikutnya saya sudah kembali ke Makassar.

Kesempatan mengalami sendiri hari raya Nyepi di Bali merupakan kenangan yang tidak bisa terlupakan.    Dan saya masih ingat bagaimana suasana pada saat itu hingga sekarang.  Terekam dengan baik di ingatan, bagaimana rasanya hidup tanpa ada suara mesin, suara kendaraan melintas dan tanpa listrik dimalam hari.

Buat mereka yang merayakannya: Selamat Merayakan Tahun Baru Saka.